aceh.wiz.or.id, Aceh Timur – Ramadhan adalah bulan kepedulian. Di saat sebagian besar kaum muslimin menikmati hangatnya suasana berbuka bersama keluarga di rumah, saudara-saudara kita di Desa Bukit Bata, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, justru harus menjalani ibadah di bawah bayang-bayang duka akibat musibah banjir yang melanda.
Merespons kondisi tersebut, Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) gerak cepat menyapa warga terdampak. Pada Ahad (22/02/2026), Relawan WIZ bersama mahasiswa KKN dari IAI STIBA Makassar melaksanakan aksi kemanusiaan bertajuk “Tebar Ifthar Kemanusiaan Aceh-Sumatra “.
Menyusuri Tenda Pengungsian
Kegiatan ini memasuki hari kedua penyaluran. Dengan semangat ukhuwah, tim relawan menyisir tenda-tenda pengungsian darurat untuk memastikan bantuan sampai langsung ke tangan mereka yang membutuhkan. Tidak kurang dari 100 paket menu berbuka puasa didistribusikan setiap harinya sebagai bentuk dukungan moral dan pangan bagi para penyintas banjir.
“Kami berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan sedikit kebahagiaan di tengah kesulitan yang mereka hadapi. Semoga paket buka puasa ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar salah satu koordinator relawan WIZ di lapangan.
Kolaborasi untuk Kemanusiaan
Keterlibatan mahasiswa KKN IAI STIBA Makassar dalam kegiatan ini memberikan energi positif tersendiri. Kolaborasi antara lembaga zakat dan akademisi ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama adalah tanggung jawab bersama, terlebih di bulan yang penuh keberkahan ini.
Wajah-wajah lelah para pengungsi seketika berubah menjadi senyum syukur saat tim relawan menyerahkan paket makanan hangat. Bagi warga Desa Bukit Bata, kehadiran WIZ dan para mahasiswa bukan sekadar bantuan logistik, melainkan bukti nyata bahwa mereka tidak sendirian menghadapi ujian ini.
Ajakan Berbagi Melalui aksi ini, WIZ Aceh berharap dapat terus konsisten menjadi jembatan kebaikan antara para muhsinin dan mereka yang membutuhkan. Mari kita ketuk pintu langit dengan memperbanyak sedekah di bulan Ramadhan, membantu saudara-saudara kita kembali bangkit dari ujian bencana.
